Ketika pagi menyisir ikal mentari
Aku masih terdiam di balik rangkaian besi
"Tanpa harap paksa imaji aku benci"
"Hanya maki diskriminasi aku mati"
Sempat aku bertanya "ada apa hari ini ?"
Seperti bertanya pada bidak-bidak awam karya Tuhan
Sisa nafas tak sempat lagi bangunkan mimpi
Mimpi yang pernah hamba tuliskan tertuju sari
Dan selembar janji sia-sia di jalur mati
Entah kapan harap ku muncul lagi
Seperti menanam benih di ranjang wanita penuh duri
Peduli bangsat pada birokrasi ini
Aku hanya ingin kau kembali, sari !
Peduli setan dengan apapun yang mereka banggakan
Jujur hati aku hanya ingin kau pulang dan gempur lagi batang lisong ku, sari !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar